Selasa, 13 September 2011

Proses Keputusan Konsumen


Consumen Behavior Class tuesday morning
Departemen of Famili and Consumer Sciences- College of Human Ecology – Bogor Agriculture University
Lecture: Prof.Dr.Ir.Ujang Sumarwan, M.Sc
Session 1
Proses Keputusan Konsumen
Oleh:Nadia Khairunnisa Andhika ,mayor ESL(ekonomi sumberdaya dan lingkungan)
Proses keputusan konsumen dalam membeli atau mengonsumsi produksi barang atau jasa akan dipengaruhi oleh :
1.      Kegiatan pemasaran yang dilakukan oleh produsen atau lembaga lainnya
2.      Factor perbedaan individu konsumen
3.      Factor lingkungan konsumen
Sedangkan proses keputusan konsumen sendiri dipengaruhi oleh:
1.      Tahap pengenalan kebutuhan
Konsumen  merasakan adanya perbedaan antara keadaan aktual dan sejumlah keadaan yang diinginkan. Kebutuhan itu dapat dipicu oleh stimulus internal ketika salah satu kebutuhan normal-lapar, haus, seks, naik ke tingkatan yang cukup tinggi sehingga menjadi pendorong.
2.      Pencarian informasi
Konsumen yang terdorong  mungkin mencari dan mungkin pula tidak mencari informasi tambahan. Jika dorongan konsumen kuat dan produk yang memenuhi kebutuhan berada dalam jangkauannya, ia cenderung akan membelinya. Jika tidak, konsumen akan menyimpan kebutuhan itu kedalam ingatan atau mengerjakan pencarian informasi yang berhubungan dengan kebutuhan itu.
3.      Evaluasi alternative
Sikap konsumen terhadap sejumlah merek tertentu terbentuk melalui beberapa prosedur evaluasi. Cara konsumen memulai usaha mengevaluasi alternatif pembelian tergantung pada konsumen individual dan situasi pembelian tertentu. Dalam beberapa kasus, konsumen menggunakan kalkulasi yang cermat dan pikiran yang logis.
4.      Pembelian
Di tahap pengevaluasian, konsumen menyusun peringkat merek dan membentuk kecenderuangan (niat) pembelian. Secara umum, keputusan pembelian konsumen akan membeli merek yang paling disukai, tetapi ada dua faktor yang muncul diantara kecenderungan pembelian dan keputusan pembelian, yakni pengaruh lingkungan dan situasi tak terduga.
5.      Kepuasan konsumen
Pekerjaan produsen  tidak hanya berhenti pada saat produk dibeli. Setelah membeli produk, konsumen akan merasa puas atau tidak puas dan akan masuk ke perilaku setelah pembelian yang penting diperhatikan oleh produsen. Apa yang menentukan pembeli puas atau tidak puas terhadap pembeliannya?yakni pada hubungan antara harapan konsumen dan kinerja produk uang dirasakan. Jika produk jauh di bawah harapan konsumen, maka konsumen kecewa; jika produk memenuhi harapannya, konsumen terpuaskan, jika
melebihi harapannya, maka konsumen akan merasa sangat senang.

Jumat, 09 September 2011

Consumer Behavior Class, tuesday morning


 Departemen of Family and Consumer Sciences - College of Human Ecology - Bogor Agriculture University
Lecturer : Prof. Dr. Ir. Ujang Sumarwan,M.Sc

Session2 
                                                                  Kebutuhan Aktualisasi Diri
Oleh: Nadia Khairunnisa Andhika , mayor ESL (Ekonomi Sumberdaya dan Lingkungan)

Kebutuhan Aktualisasi Diri adalah kebutuhan tingkat kelima dalam teori maslow, yakni keinginan seseorang untuk menjadikan dirinya yang terbaik sesuai dengan bakat, potensi dan kemampuan yang dimilikinya. Seorang individu tersebut perlu mengekspresikan dirinya dalam aktivitas yang dijalani untuk pembuktian bahwa ia sanggup melakukan hal tersebut dengan baik. Misalnya saja seorang yang berbakat dalam dunia tarik suara dalam hal ini di lingkup kampus, ia akan mengikuti UKM yang ada. Dengan bakat yang ada, ia menunjukan kemampuannya dan minatnya yang tinggi dengan bersungguh-sungguh dalam mengikuti audisi maupun latihan sehingga terdorong untuk meraih prestasi dengan mengikuti konser kecil, konser besar, maupun kejuaran festival di dalam maupun di luar negeri.
Jikalau dia tidak mengikuti paduan suara, ia pun dapat mengaktualisasikan dirinya itu benar-benar berbakat dalam dunia tarik suara dengan membuat grup akustik dengan teman-teman dan mengikuti job dalam acara-acara yang ada di lingkup kampus, mengikuti perlombaan apapun yang ada di kampus, ataupun terlibat langsung terhadap kegiatan yang ada di kampus , namun tetap dalam konteks sebagai penyanyi, sehingga orang-orang di sekitar pun mengetahui bakat yang dimilikinya yakni menyanyi.
Kebutuhan aktualisasi juga menggambarkan keinginan sesorang mengetahui , memahami, dan membentuk suatu sistem nilai, sehingga bisa mempengaruhi orang lain. Kebutuhan aktualisasi diri adalah keinginan untuk bisa menyampaikan ide, gagasan, dan sistem nilai yang diyakininya kepada orang lain. Dalam artian disini bahwa ide maupun gagasan yang disampaikan kepada orang lain tersebut digunakan untuk mempengaruhi orang lain terlibat di dalamnya.
Pertanyaan:
1.      Berikanlah contoh kebutuhan aktualisasi diri dalam kehidupan sehari-hari!
2.      Apakah setiap individu memiliki kebutuhan aktualisasi diri? Berikan alasannya!

Slogan pakaian Jeans
·         Kebutuhan ego
Lea Jeans, makes me feel comfort
·         Kebutuhan sosial
Good friends, good Jeans!